Uraian Teknis
Tidak pernah sebelumnya kebutuhan akan Literasi Berita menjadi lebih mendesak. Ketika konsumen berita dibombardir dengan aliran berita palsu, propaganda, hoax, rumor, sindiran, dan iklan yang terus-menerus - yang sering kali menyamar sebagai jurnalisme yang kredibel - semakin sulit untuk membedakan fakta dari fiksi. Sementara kepercayaan publik pada media berita terkikis, penyedia informasi yang salah telah membantu memunculkan tren budaya yang meresahkan dan gerakan politik yang mengkhawatirkan.
Kursus enam minggu ini akan membantu pelajar mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka untuk memungkinkan mereka mengidentifikasi dengan lebih baik informasi yang dapat diandalkan dalam laporan berita dan menjadi lebih terinformasi tentang dunia tempat kita tinggal. Kursus ini akan membahas elemen kunci jurnalisme dari sudut pandang khalayak berita.
Bahasa pengantar adalah bahasa Inggris, tetapi terjemahan bahasa Mandarin dan Spanyol akan tersedia. Setiap minggu akan menghadapi tantangan unik di era digital:
Minggu 1: Kekuatan informasi kini ada di tangan konsumen.
Minggu 2: Apa yang membuat jurnalisme berbeda dari jenis informasi lainnya?
Minggu 3: Di mana kita dapat menemukan informasi yang dapat dipercaya?
Minggu 4: Bagaimana cara membedakan mana yang adil dan mana yang bias.
Minggu 5: Bagaimana menerapkan konsep literasi berita dalam kehidupan nyata.
Minggu 6: Memenuhi tantangan kewarganegaraan digital.
Harga: Daftar Gratis!
Bahasa: Inggris
Teks: China (Tradisional), China (Sederhana), Inggris, Spanyol, Polandia
Masuk Akal Berita: Pelajaran Literasi Berita untuk Warga Digital - Universitas Hong Kong
TUN Membantu Siswa!
Beasiswa
Komunitas
Hak Cipta, 2025 – TUN, Inc

