Uraian Teknis
Ada peningkatan perhatian terhadap etika dalam praktik teknik. Insinyur diharapkan tidak hanya melakukan pekerjaan mereka secara kompeten dan terampil, tetapi juga untuk menyadari implikasi etika dan sosial yang lebih luas dari teknik dan untuk dapat merefleksikannya. Menurut Kriteria Teknik 2000 dari Badan Akreditasi untuk Teknik dan Teknologi (ABET) di AS, insinyur harus memiliki "pemahaman tentang tanggung jawab profesional dan etis" dan harus "memahami dampak solusi teknik dalam konteks global dan sosial."
Kursus ini memberikan pengantar etika di bidang teknik dan teknologi. Ini membantu para insinyur dan siswa dalam bidang teknik untuk memperoleh kompetensi yang disebutkan dalam kriteria ABET atau kriteria yang sebanding yang dirumuskan di negara lain. Lebih khusus lagi, kursus ini membantu insinyur untuk memperoleh kompetensi moral berikut:
- Kepekaan moral: kemampuan untuk mengenali masalah sosial dan etika di bidang teknik;
- Keterampilan analisis moral: kemampuan menganalisis masalah moral berupa fakta, nilai, pemangku kepentingan dan kepentingannya;
- Kreativitas moral: kemampuan untuk memikirkan berbagai pilihan tindakan dalam terang nilai-nilai moral (yang saling bertentangan) dan fakta yang relevan;
- Keterampilan penilaian moral: kemampuan untuk memberikan penilaian moral atas dasar teori atau kerangka kerja etika yang berbeda termasuk etika profesional dan moralitas akal sehat;
- Keterampilan pengambilan keputusan moral: kemampuan untuk merefleksikan teori dan kerangka kerja etika yang berbeda dan untuk membuat keputusan berdasarkan refleksi itu.
Sehubungan dengan kompetensi ini, fokus kami adalah pada masalah-masalah moral konkret yang dihadapi para insinyur dalam praktik profesional mereka. Dengan bantuan kasus-kasus nyata ditunjukkan bagaimana keputusan untuk mengembangkan teknologi, serta proses desain dan produksi, secara moral bersifat inheren. Perhatian peserta didik diarahkan pada pilihan moral tertentu yang dihadapi insinyur. Sehubungan dengan pilihan-pilihan konkret ini, peserta didik akan menghadapi alasan yang berbeda untuk dan menentang tindakan tertentu, dan mereka akan menemukan bahwa alasan ini dapat didiskusikan. Dengan cara ini, peserta didik menjadi sadar akan dimensi moral teknologi dan memperoleh kapasitas argumentatif yang dibutuhkan dalam debat moral dengan para pemangku kepentingan (misalnya pemerintah, pengguna, dan departemen bisnis komersial).
Harga: Daftar Gratis!
Bahasa: Inggris
Teks: Inggris
Etika, Teknologi, dan Teknik - Universitas Teknologi Eindhoven
TUN Membantu Siswa!
Beasiswa
Komunitas
Hak Cipta, 2025 – TUN, Inc

