-
Paus Pilot Mengungkap Penurunan Signifikan pada PFAS Warisan di Samudra Subarktik
Data selama beberapa dekade dari paus pilot Atlantik Utara menunjukkan penurunan tajam senyawa PFAS lama di laut lepas. Temuan ini menawarkan kabar baik yang hati-hati bagi ekosistem laut tetapi menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat tentang PFAS yang lebih baru dan kurang dipahami.
-
Semak-semak Mengubah Tepian Gurun Terbesar di China Menjadi Penyerap Karbon
Di sepanjang tepi Gurun Taklamakan di Tiongkok, sebuah eksperimen selama 40 tahun dalam menanam semak-semak yang tahan banting memperlambat perluasan gurun dan secara diam-diam menyerap karbon dioksida. Penelitian berbasis satelit terbaru menunjukkan bahwa bahkan salah satu tempat terkering di dunia pun dapat menjadi penyerap karbon yang terukur.
-
Pembakaran Kayu di Rumah Saat Musim Dingin Dikaitkan dengan Ribuan Kematian di AS
Sebuah studi baru dari Universitas Northwestern menunjukkan bahwa perapian yang nyaman di musim dingin memiliki biaya tersembunyi: perapian tersebut merupakan sumber utama polusi partikel halus yang mematikan, terutama di kota-kota dan komunitas minoritas. Para peneliti mengatakan bahwa beralih ke pemanas rumah yang lebih bersih dapat menyelamatkan ribuan nyawa setiap tahunnya.
-
Perubahan Iklim Menguras Pasokan Makanan Kupu-kupu Monarch
Sebuah studi baru dari Universitas Ottawa menunjukkan bahwa bahkan kenaikan suhu yang kecil pun dapat mengurangi kandungan gula dan jumlah nektar bunga, sehingga kupu-kupu monarch kekurangan lemak untuk migrasi epik mereka. Temuan ini menyoroti cara yang selama ini diabaikan bagaimana perubahan iklim mengancam penyerbuk.
-
Bagaimana Pergerakan di Kantor Membantu Para Ilmuwan Memetakan Polusi Udara Dalam Ruangan
Sebuah tim yang dipimpin oleh Birmingham telah menunjukkan bagaimana pergerakan sehari-hari di kantor dapat memicu polusi udara dalam ruangan β dan bagaimana radar serta sensor berbiaya rendah dapat membantu para insinyur merancang bangunan yang lebih sehat.
-
Nitrogen Mempercepat Pemulihan Hutan Tropis Setelah Deforestasi
Sebuah eksperimen jangka panjang besar di Amerika Tengah menemukan bahwa hutan tropis dapat tumbuh kembali dua kali lebih cepat di tanah yang kaya nitrogen. Hasil penelitian ini dapat mengubah cara negara-negara merencanakan reboisasi untuk memerangi perubahan iklim.
-
Mikroba Tersembunyi di Kulit Kayu Mengubah Hutan Menjadi Pembersih Udara yang Ampuh
Para peneliti Australia telah mengungkap ekosistem luas dan tak terlihat yang hidup di kulit pohon yang membantu membersihkan udara dari gas-gas penyebab pemanasan iklim dan gas beracun. Penemuan ini dapat mengubah cara kota dan negara merencanakan penanaman pohon untuk iklim dan kesehatan.
-
Kebakaran hutan dapat mengubah mineral tanah yang aman menjadi kromium beracun.
Penelitian baru dari Universitas Oregon mengungkapkan bahwa kebakaran hutan yang hebat dapat mengubah bentuk kromium yang tidak berbahaya di beberapa tanah menjadi kontaminan beracun yang dapat bertahan di air tanah selama bertahun-tahun. Temuan ini menunjukkan perlunya perluasan pengujian pasca-kebakaran di daerah rawan kebakaran.
-
Metode Penangkapan Karbon Suhu Rendah MIT Dapat Memangkas Biaya Industri
Para insinyur kimia MIT telah mengembangkan metode penangkapan karbon dengan suhu rendah yang dapat membuat proses penangkapan emisi di pabrik menjadi lebih murah dan mudah. ββPendekatan ini menggunakan bahan tambahan kimia umum untuk meningkatkan efisiensi dan beroperasi menggunakan panas limbah atau sinar matahari.
-
Upaya Perlindungan Terumbu Karang yang Saling Terkait di Fiji Menunjukkan Jalan Menuju Penyelamatan Terumbu Karang
Sebuah studi baru tentang terumbu karang di Fiji menemukan bahwa melindungi beberapa terumbu karang yang terhubung dengan baik dan mengatasi penangkapan ikan berlebihan serta polusi secara bersamaan dapat memperkuat seluruh jaringan terumbu karang. Penelitian ini menawarkan peta jalan praktis untuk melindungi ekosistem terumbu karang dan masyarakat yang bergantung padanya.