-
Label Informasi Gizi dengan Kode Warna Lebih Efektif Menarik Perhatian Konsumen

Sebuah studi pelacakan mata terbaru dari para peneliti Jerman menemukan bahwa label Nutri-Score berwarna penuh pada produk bahan makanan dan label harga di rak menarik perhatian konsumen secara signifikan lebih banyak daripada versi abu-abu โ dan perhatian yang berkelanjutan tersebut memengaruhi apa yang akhirnya dimasukkan pembeli ke dalam keranjang belanja mereka.
-
Perubahan Pola Makan Dapat Menurunkan Usia Biologis pada Orang Dewasa yang Lebih Tua

Sebuah studi dari Universitas Sydney menemukan bahwa orang dewasa lanjut usia yang mengurangi lemak atau protein hewani dalam makanan mereka hanya selama empat minggu menunjukkan penurunan usia biologis yang terukur. Temuan ini memberikan gambaran awal tentang bagaimana diet dapat membentuk kembali hasil penuaan di kemudian hari.
-
Solusi Baru Berbasis Virus Menargetkan Salmonella dalam Rantai Makanan
-
Lebih Banyak Pilihan, Lebih Banyak Kalori: Studi Prasmanan VR Mengungkap Risiko Makan Berlebihan yang Tersembunyi
Sebuah studi Penn State yang menggunakan prasmanan realitas virtual menemukan bahwa ketika orang melihat lebih banyak pilihan makanan, mereka cenderung menambahkan kalori lebih banyak ke piring mereka. Penelitian ini menunjukkan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan oleh ruang makan, prasmanan, dan bahkan juru masak rumahan untuk mendesain lingkungan yang mendukung pilihan makanan yang lebih sehat.
-
Diet Keto Dapat Membantu Mengembalikan Manfaat Olahraga pada Orang dengan Gula Darah Tinggi
Sebuah studi Virginia Tech pada tikus menunjukkan bahwa diet ketogenik tinggi lemak dapat menormalkan kadar gula darah dan mengembalikan manfaat utama olahraga dalam konteks diabetes. Penelitian ini menyoroti bagaimana diet dan olahraga mungkin perlu bekerja sama untuk melindungi jantung, otot, dan metabolisme.
-
Konsumsi Makanan Junk Food Sejak Dini Membentuk Ulang Otak, tetapi Mikroba Usus Mungkin Membantu
-
Studi Menemukan Diet Keto Tinggi Lemak Dapat Merusak Hati Lebih Parah daripada Karbohidrat
Sebuah studi baru dari Penn State pada tikus menunjukkan bahwa diet tinggi lemak dan diet ala keto dapat membahayakan kesehatan hati dan menyebabkan kenaikan berat badan lebih besar daripada diet tinggi karbohidrat. Temuan ini menyoroti manfaat biji-bijian utuh dan serat serta menekankan perlunya nutrisi yang dipandu secara medis dan dipersonalisasi.
-
Model AI Baru Mendeteksi Bakteri Penyebab Penyakit Bawaan Makanan Lebih Cepat dan Lebih Akurat
-
Konsumsi Oatmeal Selama Dua Hari Menurunkan Kolesterol LDL pada Uji Coba Sindrom Metabolik
Sebuah studi dari Universitas Bonn menunjukkan bahwa mengonsumsi sebagian besar oatmeal hanya selama dua hari dapat secara signifikan menurunkan kolesterol LDL berbahaya pada penderita sindrom metabolik. Diet singkat dan intensif ini juga mengubah bakteri usus dengan cara yang dapat membantu melindungi terhadap diabetes dan penyakit jantung.
-
Studi Menemukan bahwa Makanan Utuh Memungkinkan Orang Makan Lebih Banyak tetapi Mengonsumsi Lebih Sedikit Kalori
Sebuah tim yang dipimpin oleh Bristol menemukan bahwa ketika orang hanya mengonsumsi makanan yang tidak diolah, mereka secara alami memenuhi piring mereka dengan buah dan sayuran, sehingga mendapatkan nutrisi yang lebih baik sambil mengonsumsi lebih sedikit kalori. Penelitian ini menunjukkan bahwa tubuh kita mungkin memiliki semacam kecerdasan nutrisi yang dapat terganggu oleh makanan ultra-olahan saat ini.